17 October 2013

eClipse untuk Anda yang Mahir

            Untuk bahasa Java selalunya kita menggunakan Eclipse, Netbeans, IntelliJ IDEA, Borland JBuilder, Oracle JDeveloper, dan lain lain. Eclipse dan Netbeans adalah IDE paling popular kerana percuma dan open source.

            Kali ini, kita akan cuba membuat sebuah apps mudah dengan menggunakan Eclipse sebagai IDEnya. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Install Eclipse

Pastikan JDK sudah terinstall di komputer sahabat sebelum proses install eclipse. Homepage eclipse adalah http://www.eclipse.org, dan download IDE eclipse di http://www.eclipse.org/downloads. Versi terakhir saat ini adalah Eclipse 4.3 edisi Kepler Projects(release on 26 June 2013 ) .
[sila rujuk : http://en.wikipedia.org/wiki/Eclipse_(software)# Releases]

Eclipse menyediakan banyak package IDE yang dapat kita download sesuai dengan keperluan kita. 


Kebiasaannya orang selalu download Standard Edition aja.. Kalau macam P_iT lebih suka guna Java/DSL sebab lebih selesa dengan keperluan P_iT. Tapi experts banyak rekomenkan EE sebagai backup sediada untuk buat program yang lebih advanced.

Download mengikut Sistem Operasi anda


2. Install Visual Editor plugin

download file plugin ini, save ke komputer anda, ganti extension doc menjadi zip (jadi vezip.zip), kemudian ekstrak ke folder ECLIPSE_HOME/dropins, dimana ECLIPSE_HOME adalah direktori tempat Anda menginstal eclipse. Jalankan kembali eclipsenya. Alternatifnya, anda baca disini.

3. Buat project baru

Klik menu File -> New -> Project. Pilih Java Project, klik next.






Isikan nama project TesProject. Klik next, kemudian finish. Klik yes ketika eclipse menanyakan apakah anda mahu mengganti view ke Java Perspective.



Ketika membangun aplikasi desktop, P_iT sarankan untuk membuka kontrol console, properties dan java bean. Klik menu Windows -> Show View -> Console untuk kontrol console, klik menu Windows -> Show View -> Properties untuk kontrol properties dan Windows -> Show View -> Other -> Java -> Java Bean untuk control Java Bean.






4. Buat package dan visual class baru

Folder src adalah tempat source code java kita. Buat package baru dengan cara klik kanan di folder src, pilih New -> package, klik test.swing.
Buat satu visual class baru dengan cara klik kanan di package test.swing, pilih New -> Visual Class. Masukkan nama class TesFrame, kemudian pilih Style -> Swing -> Frame. Pilih option method stub public static void main (String[] args).






Anda akan mendapat tampilan frame yang sebenarnya (WYSIWYG). Di sisi yang lain, akan ditampilkan source code dari frame tersebut. Jika anda klik di salah satu komponen, maka kotak properties akan menunjukkan nilai dari semua properties yang dimiliki oleh komponen tersebut. Misalnya, jika kita klik bagian title bar, maka kita boleh mengubah judul, ukuran, dan berbagai atribut lainnya.
Di kotak Java Bean juga terdapat informasi tentang semua komponen yang ada di dalam frame dalam bentuk tree. Kita boleh menggunakan informasi ini untuk navigasi ke komponen-komponen baik saat berada di visual editor ataupun saat kita mengedit source code.

5. Menambahkan komponen di atas frame

Di sebelah kanan area editor terdapat palette yang berisi komponen-komponen yang boleh kita gunakan. Kita boleh mengatur letak komponen di atas container dengan menggunakan LayoutManager. Layout yang paling sederhana adalah Null. Dengan cara ini, kita boleh menentukan posisi dan ukuran komponen secara absolut (seperti pada VB). Untuk itu, klik di bagian containernya, kemudian di kotak properties ubah property layout menjadi null.
Silahkan pilih komponen yang ingin digunakan dari palette, kemudian taruh di atas container. Komponen yang sering digunakan adalah JLabel, JTextField, dan JButton. Ubah label pada komponen label, textfield dan tombol dengan cara meng-klik komponen tersebut sekali lagi. Tambahkan action listener pada komponen JButton, dengan klik kanan pada button yang ada di frame, pilih Events -> actionPerformed. Masuk ke source code, maka kita akan menemui default action dari event tersebut adalah sekedar mengeprint sesuatu ke console. Silahkan edit bagian itu untuk melakukan hal yang lain saat user menekan tombol.






6. Jalankan aplikasi

Setelah selesai mengedit, simpan, kemudian jalankan aplikasi kita dengan cara klik menu Run -> Run As -> Java Application, atau boleh juga melalui toolbar yang tersedia.






7. Package aplikasi

Kita akan mem-package aplikasi yang sudah dibuat ke dalam file jar, agar lebih mudah compile dan digunakan oleh user. Pilih project TesProject, klik kanan -> Export. Pilih Java -> JAR File, klik next. Masukkan nama file jar tujuan export, next, next lagi. Masukkan nama main-class, atau tekan tombol browse dan pilih main-class nya, klik finish. Buka direktori tempat file jar tadi, klik 2x di file tersebut, dan aplikasi kita akan langsung dijalankan.

What do you think ?

Dengan bantuan eclipse (thanks to the developer), kini membuat aplikasi desktop di Java sudah tidak menakutkan, semudah VB, semudah delphi. Eclipse juga menyediakan fitur yang jauh lebih banyak dari yang sudah saya utarakan di artikel ini. Semakin kita mampu memanfaatkan fitur-fitur tersebut, kita akan semakin produktif dalam membangunkan aplikasi.

Sekedar catatan, layout null yang kita gunakan tadi memiliki kelemahan saat user resize frame. Kita boleh menggunakan LayoutManager yang lain untuk mengatasi hal ini. Favorit saya adakah GridBagLayout, dimana kita boleh menyusun komponen berdasarkan grid atau petak. Rapi dan flexible jika user melakukan resize frame. Kita juga boleh menggunakan GridBagLayout atau LayoutManager yang lain dengan mudah menggunakan eclipse visual editor ini.

Have fun with eclipse..

No comments: